Sutriono Edi: Stok Daging Aman Jelang Natal di Manado

MANADO – dikutip dari ekbis.sindonews.com ( 10 Desember 2017 ) Stok daging dan telur pada sejumlah pasar-pasar tradisional di Manado masih cukup melimpah, menjelang Natal dan Tahun Baru 2018. Bahkan daging yang didatangkan dari Minahasa masih tersedia hingga akhir Desember.

“Sampai saat ini daging sapi masih cukup hingga akhir Desember. Bahkan daging yang dijual  berasal dari Minahasa dan belum didatangkan dari luar daerah. Stok masih banyak,” kata salah seorang pedagang di Pasar Bersehati Manado Punu Daud, Minggu (10/12/2017).

Dia menambahkan para pedagang di pasar sudah sepakat kalau daging yang diperjualbelikan sejak 1 Oktober 2017, harga daging sapi hanya naik menjadi Rp105.000 per kg. “Jadi apabila terdapat harga di bawah Rp100.000 per kg, dari pihak pengelola tempat penjualan daging sapi tidak menjamin bahwa daging tersebut layak dikonsumsi,” katanya sambil menunjuk spanduk soal pemberitahuan tersebut.

Sementara itu, menurut Staf Ahli Bidang Pengamanan Pasar Sutriono Edi saat menghadiri Rapat Koordinasi (rakor) Kesiapan Bapok Menghadapi Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Manado akhir pekan lalu menyatakan, stok daging sapi saat ini tersedia 756 ton dengan konsumsi per bulannya sebanyak 413 ton. Kondisi ini masih aman hingga dua bulan mendatang karena sumber ternak dari Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut produksinya masih stabil.

“Sedangkan daging ayam ras stok tersedia 2.932 ton dengan konsumsi 1.546 ton perbulannya. Dengan demikian kondisi masih aman hingga Januari 2018,”katanya.

Begitu pula dengan telur ayam ras stok saat ini masih ada 3.325 ton. Sedangkan konsumsi per bulannya hanya 1.256 ton masih cukup hingga tiga bulan ke depan karena produksinya kontinyu. Di pasar tradisional harga daging sapi masih bertengger di Rp105.000 per kg, daging ayam Rp29.000 per kg, dan telur ayam Rp25.600 per kg

admin Penulis